Banjir Di Kecamatan Wonosari-Paguyaman Boalemo, BPBD Lakukan Penanganan Dan Pendataan
Banjir di Kecamatan Wonosari-Paguyaman Boalemo, BPBD Lakukan Penanganan dan Pendataan
Boalemo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo melaporkan terjadinya banjir yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Boalemo, Kamis (18/6/2026), akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan terjadi pada pukul 06.29 hingga 08.29 Wita dan berdampak pada beberapa kawasan permukiman warga di Kecamatan Wonosari dan Kecamatan Paguyaman.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, menjelaskan bahwa laporan kejadian banjir diterima sekitar pukul 11.30 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Boalemo bersama unsur terkait segera melakukan penanganan dan pendataan di lokasi terdampak.
"Saat ini BPBD Provinsi Gorontalo terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Boalemo untuk memastikan pendataan dan penanganan berjalan cepat serta kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi," ujar Rusli.
Berdasarkan laporan yang diterima oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Provinsi Gorontalo, wilayah terdampak meliputi Desa Harapan dan Desa Mekar Sari di Kecamatan Wonosari, serta Desa Diloato di Kecamatan Paguyaman.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas masih melakukan pendataan di lapangan sehingga jumlah warga, kepala keluarga, maupun rumah terdampak masih dalam tahap verifikasi.
Kondisi terkini menunjukkan bahwa genangan air mulai berangsur surut. Namun demikian, sejumlah lokasi masih menyisakan material lumpur dan sampah yang terbawa arus banjir sehingga memerlukan pembersihan lanjutan.
Dalam upaya penanganan, BPBD Provinsi Gorontalo telah melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Boalemo terkait langkah-langkah penanganan darurat, pendataan dampak, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Sementara itu, BPBD Kabupaten Boalemo bersama unsur lintas sektor terus melakukan pemantauan dan asesmen di wilayah terdampak.
Penanganan bencana ini melibatkan berbagai pihak, antara lain BPBD Kabupaten Boalemo, TNI/Polri, pemerintah kecamatan dan desa terdampak, serta masyarakat yang turut bergotong royong membantu proses penanganan di lapangan.
BPBD Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila ditemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana.
Laporan ini bersumber dari BPBD Kabupaten Boalemo dan informasi masyarakat yang diterima oleh Pusdalops-PB BPBD Provinsi Gorontalo.
penaspetaninelayanxvii
Penas XVII Gorontalo 2026
penasxviigtlo
penaspetaninelayanxvii@gmail.com