Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menerima tamu dari Asian Development Bank dan tim Analis SPAM Regional, dalam rangka Koordinasi terkait Analisis Rencana SPAM Regional.
Kedatangan mereka tersebut, disambut baik oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, melalui Sekretaris BPBD Provinsi Gorontalo Siti Haslina Said, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Gorontalo Ferdi Adam, Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Provinsi Gorontalo Rahmatiya Ali bersama jajaran pegawai BPBD Provinsi Gorontalo di ruangan, Kamis (29/1/2026).
Adapaun tamu yang hadir yaitu Senior Climate Change Officer Asian Development Bank, Putra Dwitama, Project Coordinator for RWSP, Samsul Bachri, Water Resource and Climate Change Specialist, Terry Van Kalken, Urban Development Specialist, Lennart O Reiners.
Senior Climate Change Officer Asian Development Bank, Putra Dwitama mengatakan kedatangan tim Analis SPAM Regional untuk melakukan Analisis rencana SPAM Regional di Provinsi Gorontalo. Tak hanya itu, Putra menyebut isu di Gorontalo yang menjadi pembicaraan publik terkait potensi risiko bencana, juga mempengaruhi infrastruktur air bersih dan air minum.
âMelakukan Analisis Rencana SPAM Regional. Salah satu isu yang menjadi catatan melihat bagaimana potensi risiko bencana yang dapat mempengaruhi infrastruktur air bersih dan air minum membuat masyarakat di Provinsi Gorontalo seperti itu,â ujar Putra Dwitama.
Pihaknya pun berharap ke depan dapat menginternalisasikan pendekatan bangunan yang tahan terhadap bencana alam. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait yang ada di Provinsi Gorontalo.
"Jadi kedepannya kita berharap dapat menginternalisasikan pendekatan bangunan yang lebih tahan terhadap bencana dan perubahan iklim. Jadi kami koordinasi dengan Bappeda Provinsi Gorontalo, karena proyek dari kementerian PUPR di Direktorat Cipta Karya dan SDA juga dan di Provinsi Gorontalo koordinasi dengan Bappeda dan dinas PUPR,â ungkap Putra Dwitama.
âHasil diskusi kami nantikan untuk konsultasi ke depan kami berharap bisa melibatkan BPBD Provinsi Gorontalo aktif untuk terlibat terutama dalam pengembangan infrastruktur spam WPP dan lain-lain lebih mempertimbangkan peta kerawanan bencana,â pungkasnya.