Gorontalo - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana tahun 2026. Pertemuan tersebut untuk menyatukan dan memperkokoh keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah.
Rapat yang berlangsung di Ruangan Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Gorontalo, Kamis (5/2/2026). Semangat kebersamaan dan penguatan peran perempuan untuk Keluarga Tangguh Bencana diharapkan menjadi tonggak awal integrasi peran istri memperkokoh hubungan antar anggota Dharma Wanita Persatuan BPBD.
"Tujuan utama adalah untuk memperkokoh silaturahmi dan perkenalan serat mempererat hubungan antar anggota dan memperkenalkan pengurus baru serta anggota yang baru bergabung di lingkungan BPBD Provinsi Gorontalo," ujar Ketua Dharma Wanita Persatuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Gorontalo, Ny. Christeine Rusli Nusi.
"Solidaritas Internal terciptanya kekompakan dan rasa kekeluargaan yang kuat di antara istri ASN, sehingga organisasi menjadi wadah pendukung (support system) yang positif," sambungnya.
Lebih lanjut, DWP menjelaskan bahwa pertemuan perdana ini untuk menyusun program kerja tahunan. Menurutnya juga ini sebagai sinkronisasi dengan tugas BPBD ke depan.
"Penyusunan program kerja, merancang agenda tahunan yang mencakup bidang sosial Keluarga Tangguh Bencana dan lainnya yang relevan dengan peran istri ASN. Sinkronisasi dengan tugas BPBD membahas peran DWP dalam mendukung tugas suami, terutama dalam aspek sosial kemanusiaan dan kesiapsiagaan bencana misalnya program edukasi bencana bagi keluarga," jelasnya.
"Sosialisasi aturan organisasi memberikan pemahaman mengenai AD/ART DWP dan kewajiban anggota dalam mendukung keberhasilan program pemerintah daerah. Pembahasan administrasi menata tata kelola iuran anggota, laporan keuangan, dan tertib administrasi organisasi ke depan," tambahnya.
Dia juga berharap ini sebagai peningkatan kapasitas anggota untuk mampu meningkatkan ide yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat luas. Peran Aktif dalam kemanusiaan mengingat induk instansinya adalah BPBD. Hrapannya juga agar DWP Gorontalo bisa menjadi pelopor edukasi mitigasi bencana di lingkungan keluarga Keluarga Tangguh Bencana.
"Kontribusi nyata program kerja yang disusun tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan dampak ekonomi atau sosial bagi anggota. Dukungan penuh terhadap suami untuk meningkatkan pemahaman istri terhadap tugas suami yang memiliki risiko tinggi dan jam kerja tidak menentu di bidang penanggulangan bencana," pungkasnya.