Kontingen Kalsel Beri Nilai 9,5 untuk Pelayanan Gorontalo di PENAS 2026: LO Paling Aktif yang Pernah Kami Rasakan
Gorontalo – Kontingen Kalimantan Selatan memberikan apresiasi tinggi terhadap pelayanan yang diberikan Pemerintah Provinsi Gorontalo selama pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani-Nelayan Tahun 2026. Bahkan, pelayanan yang diberikan Liaison Officer (LO) dinilai sebagai yang terbaik dan paling aktif yang pernah mereka rasakan selama mengikuti ajang PENAS.
Penanggung Jawab Kontingen Kalimantan Selatan sekaligus Bendahara KTNA Kalimantan Selatan Sarjono, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah Gorontalo, khususnya instansi yang menjadi LO kontingen mereka, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya BPBD sebagai LO kami. Mulai dari persiapan, penjemputan, pelaksanaan kegiatan, hingga pengantaran kepulangan semuanya difasilitasi dengan baik,” ujar Sarjono. Rabu (24/6/2026).
Menurutnya, perhatian yang diberikan LO tidak hanya sebatas urusan teknis kegiatan. Saat ada anggota kontingen yang mengalami sakit hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit, LO juga hadir memberikan pendampingan dan membantu seluruh proses yang diperlukan.
“Kami juga sangat berterima kasih karena ada saudara kami yang sakit sampai masuk rumah sakit. Semua itu dibantu dan difasilitasi oleh LO kami. Bahkan sampai hari kepulangan ini, transportasi dan kenyamanan perjalanan kami juga diperhatikan,” katanya.
Sarjono mengaku telah mengikuti PENAS sejak tahun 1996 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, selama puluhan tahun mengikuti kegiatan nasional tersebut, baru di Gorontalo ia merasakan tingkat keaktifan dan kesetiaan LO yang begitu tinggi.
“Bukan bermaksud memuji, tetapi kesetiaan dan keaktifan LO seperti ini baru kami rasakan di Gorontalo. Saya sendiri sudah mengikuti PENAS sejak tahun 1996, dan kali ini memang luar biasa,” ungkapnya.
Atas pelayanan yang diterima, Sarjono bahkan memberikan nilai hampir sempurna untuk penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo.
“Kalau saya boleh menilai, paling tidak nilainya 9,5. Karena LO kami selalu hadir, bahkan malam hari pun masih menunggu dan terus berkoordinasi dengan kami. Apa yang kurang langsung dibantu, termasuk urusan konsumsi yang juga mereka layani dengan baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelayanan yang diberikan sejak pembukaan hingga puncak kegiatan menjadi salah satu faktor yang membuat kontingen Kalimantan Selatan merasa nyaman selama berada di Gorontalo.
Di akhir keterangannya, Sarjono menilai PENAS XVII Tahun 2026 di Gorontalo sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik sepanjang sejarah keikutsertaannya.
“Menurut saya, Gorontalo adalah PENAS yang tersukses. Karena tidak pernah dalam satu event PENAS sampai dihadiri langsung oleh RI 1 dan RI 2. Jadi secara keseluruhan pelaksanaannya sangat baik,” pungkasnya.
Komentar & Diskusi
0 tanggapanSampaikan tanggapan atau pertanyaan resmi terkait publikasi ini.
Belum ada komentar pada konten ini.
Jadilah yang pertama untuk memberikan tanggapan atau pertanyaan resmi melalui formulir di bawah ini.
Tulis Komentar
Semua komentar akan melewati tahap moderasi operator resmi sebelum ditampilkan.