TRC BPBD Provinsi Gercep Bantu Padamkan Api Usai Rumah-Kosan Di Awara Kota Gorontalo Dilalap Si Jago Merah
TRC BPBD Provinsi Gercep Bantu Padamkan Api usai Rumah-Kosan di Awara Kota Gorontalo Dilalap Si Jago Merah
Gorontalo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo bergerak cepat membantu proses pemadaman kebakaran yang melanda sebuah rumah dan bangunan kos-kosan di Kelurahan Awara, Kota Gorontalo. Peristiwa yang terjadi pada (hari/tanggal) tersebut sempat menghebohkan warga karena kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian bangunan.
Mendapat laporan adanya kebakaran, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Provinsi Gorontalo segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk membantu proses penanganan bersama unsur terkait. Personel BPBD bersama petugas pemadam kebakaran, aparat keamanan, dan masyarakat setempat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan maupun area di sekitarnya.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel BPBD Provinsi Gorontalo segera menuju lokasi kejadian untuk membantu upaya pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, pemerintah setempat, dan warga sekitar.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan bahwa respons cepat dilakukan untuk membantu mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Begitu menerima informasi kebakaran, tim langsung bergerak ke lokasi untuk membantu proses pemadaman bersama unsur terkait. Mengingat lokasi berada di kawasan permukiman yang cukup padat, upaya cepat sangat diperlukan agar api tidak menjalar ke bangunan lainnya,” ujar Rusli.
Di lokasi kejadian, personel BPBD turut membantu penyediaan suplai air, pengamanan area terdampak, serta koordinasi dengan instansi terkait selama proses penanganan berlangsung. Berkat kerja sama seluruh unsur yang terlibat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan.
Selain membantu proses pemadaman, BPBD Provinsi Gorontalo juga melakukan pendataan awal terhadap dampak kebakaran guna mengetahui kebutuhan para korban terdampak. Pendataan tersebut menjadi dasar dalam langkah-langkah penanganan lanjutan apabila diperlukan.
Rusli mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik, penggunaan peralatan elektronik yang tidak aman, maupun sumber api lainnya yang dapat memicu kebakaran.
“Kami mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah dan tempat usaha serta memastikan seluruh peralatan yang berpotensi menimbulkan kebakaran digunakan sesuai standar keselamatan,” tambahnya.
BPBD Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian tersebut. Sinergi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran.
penaspetaninelayanxvii
Penas XVII Gorontalo 2026
penasxviigtlo
penaspetaninelayanxvii@gmail.com