Gorontalo - Banjir dan longsor menerjang 2 kecamatan di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Sebanyak 466 orang terdampak.
Kejadian banjir dan longsor di dua kecamatan yakni Kecamatan Limboto Barat dan Kecamatan Batudaa Pantai. Dia menuturkan banjir tersebut akibat curah hujan yang tinggi.
Dia mengatakan dari dua kecamatan tersebut, total 117 kepala keluarga (KK) dari 466 jiwa terdampak. Rinciannya, Kecamatan Limboto Barat, yakni Kelurahan Tenilo lingkungan pertama : 16 KK,89 jiwa. lingkungan kedua : 65 KK, 211 jiwa, lingkungan ketiga 36 KK, 157 jiwa. Sementara itu, Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai terjadi longsor, yang terdampak tertutupnya akses jalan di Desa Biluhu Timur (Titik Pertama) dan tertutupnya akses jalan di Desa Biluhu Timur menuju Desa Barakati (Titik Kedua). Sumber: BPBD Kabupaten Gorontalo
Saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan terkait warga terdampak banjir. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada akan banjir susulan.
"BPBD terus melakukan pendataan wilayah dan korban yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. BPBD melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan banjir dan tanah longsor," kata Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh. Tahir Laendeng.
"BPBD mengimbau masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk selalu waspada akan banjir dan longsor susulan mengingat prakiraan cuaca BMKG menunjukkan potensi hujan," tambahnya.