Loading...
BMKG Stasiun Meteorologi Dan BPBD Gorontalo Pererat Kolaborasi, Bahas Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
2026-08-18
BMKG Stasiun Meteorologi dan BPBD Gorontalo Pererat Kolaborasi, Bahas Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

GORONTALO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo. Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antarlembaga dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di  Gorontalo.  Selasa (18/8/2026).

Kunjungan dipimpin Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo Satria Topan Primadi, bersama rombongan BMKG, dan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, bersama jajaran BPBD.

Dalam pertemuan itu, kedua instansi membahas penguatan koordinasi penyampaian informasi cuaca, optimalisasi sistem peringatan dini, serta peningkatan pertukaran data meteorologi sebagai dasar pengambilan keputusan saat terjadi kondisi cuaca ekstrem.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan kolaborasi dengan BMKG merupakan bagian penting dalam mendukung penanggulangan bencana yang cepat, tepat, dan berbasis data.

“Informasi cuaca dari BMKG menjadi acuan utama bagi BPBD dalam menyusun langkah antisipasi, mulai dari peringatan dini hingga kesiapsiagaan personel dan masyarakat. Sinergi ini perlu terus diperkuat agar risiko bencana dapat diminimalkan,” ujar Rusli W. Nusi.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo, Satria Topan Primadi, menegaskan komitmen BMKG untuk terus mendukung BPBD melalui penyediaan informasi meteorologi yang akurat dan tepat waktu.

Menurutnya, koordinasi yang intensif antara BMKG dan BPBD sangat diperlukan mengingat Gorontalo memiliki kerawanan terhadap bencana hidrometeorologi, seperti hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, banjir, hingga tanah longsor yang dipengaruhi dinamika cuaca dan iklim.

Komentar
Chat WhatsApp Museum