BPBD Gorontalo Jadi Ruang Belajar, Dua Mahasiswa Teknik Informatika UNG PKL Selama 4 Bulan
BPBD Gorontalo Jadi Ruang Belajar, Dua Mahasiswa Teknik Informatika UNG PKL Selama 4 Bulan
GORONTALO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menjadi ruang belajar bagi dua mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama empat bulan.
Program PKL ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja sekaligus mengenal lebih dekat tugas dan fungsi BPBD dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana di Provinsi Gorontalo.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, melalui Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo, Moh. Tahir Laendeng, mengatakan pihaknya menyambut baik kehadiran mahasiswa PKL dari UNG.
Menurut Tahir, kegiatan PKL merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa karena memberikan kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam lingkungan kerja secara langsung.
“BPBD terbuka untuk menjadi ruang belajar bagi mahasiswa. Selama empat bulan, mereka diharapkan dapat mengenal dunia kerja sekaligus memahami bagaimana pengelolaan informasi dan teknologi dapat mendukung tugas-tugas kebencanaan,” ujar Tahir.
Ia menjelaskan, latar belakang mahasiswa yang berasal dari Jurusan Teknik Informatika memiliki peluang untuk dikembangkan dalam mendukung kebutuhan pengelolaan data dan informasi kebencanaan.
Pemanfaatan teknologi informasi dinilai semakin penting dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana, terutama dalam pengelolaan data, dokumentasi, penyebaran informasi dan koordinasi.
“Teknologi informasi mempunyai peran penting dalam mendukung pekerjaan kebencanaan. Karena itu, mahasiswa diharapkan dapat belajar sekaligus melihat bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan di BPBD,” jelasnya.
Selama menjalani PKL, kedua mahasiswa diharapkan mengikuti berbagai kegiatan dan arahan dari jajaran BPBD Provinsi Gorontalo. Selain kemampuan teknis, mereka juga akan mendapatkan pengalaman mengenai kedisiplinan, komunikasi, kerja sama tim dan tanggung jawab dalam lingkungan kerja pemerintahan.
Tahir menambahkan, pelaksanaan PKL juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah.