Loading...
Dua Peserta Asal Kalsel Sakit Saat PENAS XVII, LO BPBD Gorontalo Gercep Beri Pendampingan
2026-06-25
Dua Peserta Asal Kalsel Sakit Saat PENAS XVII, LO BPBD Gorontalo Gercep Beri Pendampingan

Gorontalo – Liaison Officer (LO) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo menunjukkan respons cepat dalam memberikan pendampingan kepada peserta Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 yang mengalami gangguan kesehatan selama berada di Gorontalo.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh kontingen yang menjadi tanggung jawab BPBD selama pelaksanaan PENAS XVII.

"Salah satu tugas kami sebagai LO adalah memastikan peserta mendapatkan pelayanan yang baik, termasuk ketika mengalami gangguan kesehatan. Kami bergerak cepat melakukan pendampingan dan memastikan peserta memperoleh penanganan medis yang diperlukan," ujar Rusli. Rabu (24/6/2026).

Peserta pertama yang mendapatkan pendampingan adalah M. Faisal (51), peserta asal Provinsi Kalimantan Selatan yang menginap di Lingkungan I Durian, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto. Saat ini yang bersangkutan menjalani perawatan di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, M. Faisal mengalami sakit kelelahan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Kondisinya dilaporkan mulai membaik, namun pasien memilih menolak pemindahan ke ruang ICCU untuk penanganan lanjutan sesuai prosedur medis dan telah menandatangani surat pernyataan.

Sementara itu, peserta lainnya, Jumberan, asal Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, mengalami kelelahan. Setelah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Lapangan GOR David-Tony, kondisinya berangsur membaik dan telah kembali ke lokasi pemondokan.

Rusli menegaskan bahwa BPBD Provinsi Gorontalo terus siaga memberikan pendampingan kepada peserta yang membutuhkan bantuan, baik terkait kegiatan maupun kondisi darurat kesehatan.

"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat. Keselamatan dan kenyamanan peserta menjadi perhatian utama kami selama PENAS XVII berlangsung," pungkasnya.


Komentar
Chat WhatsApp Museum