Loading...
Pemprov Gorontalo Buka Pos Siaga Kekeringan, Masyarakat Bisa Lapor Melalui Call Center BPBD
2026-07-26
Pemprov Gorontalo Buka Pos Siaga Kekeringan, Masyarakat Bisa Lapor Melalui Call Center BPBD

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo resmi membuka Pos Siaga Bencana Kekeringan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau tahun 2026. 

Masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih maupun menemukan indikasi dampak kekeringan di wilayahnya diminta segera melaporkan kondisi tersebut melalui Call Center BPBD Provinsi Gorontalo di nomor 081143902117.

Pembukaan Pos Siaga Kekeringan merupakan bagian dari langkah antisipatif Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Gorontalo Nomor 360/BPBD/1005/VII/2026 tentang Kesiapsiagaan dan Antisipasi Ancaman Bencana Kekeringan, Krisis Air Bersih, serta Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Musim Kemarau Tahun 2026.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan keberadaan Pos Siaga Kekeringan diharapkan mampu mempercepat penerimaan laporan dari masyarakat sehingga pemerintah dapat mengambil langkah penanganan secara cepat dan tepat.

"Kami membuka Pos Siaga Kekeringan agar masyarakat memiliki saluran yang mudah untuk menyampaikan laporan apabila terjadi krisis air bersih atau dampak kekeringan di wilayahnya. Setiap laporan akan segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan BPBD kabupaten dan kota serta instansi terkait," ujar Rusli.

Menurutnya, musim kemarau yang mulai berlangsung berpotensi menimbulkan penurunan ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah, sehingga diperlukan sistem pelaporan yang cepat agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Melalui Pos Siaga Kekeringan, BPBD Provinsi Gorontalo akan melakukan pemantauan kondisi di lapangan, menerima laporan masyarakat, melakukan asesmen cepat, serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam penyiapan langkah penanganan, termasuk distribusi bantuan air bersih apabila diperlukan.

Selain menerima laporan kekeringan, BPBD juga mengajak masyarakat untuk melaporkan apabila terdapat potensi kebakaran hutan dan lahan yang dipicu oleh kondisi cuaca kering. Informasi yang diterima dari masyarakat akan menjadi dasar dalam menentukan langkah mitigasi dan penanganan di lapangan.

Rusli mengimbau masyarakat agar tidak menunggu hingga kondisi semakin parah sebelum melapor.

"Apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih atau melihat adanya dampak kekeringan di lingkungan sekitar, segera hubungi Call Center BPBD Provinsi Gorontalo di 081143902117. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula penanganan dapat dilakukan," tegasnya.

BPBD Provinsi Gorontalo juga mengingatkan masyarakat untuk menghemat penggunaan air, menjaga sumber-sumber air bersih, tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara terbuka, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau.

"Kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau membutuhkan sinergi seluruh pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan melakukan upaya pencegahan sangat menentukan keberhasilan penanganan bencana," pungkas Rusli.

Komentar
Chat WhatsApp Museum