Peserta Sejak 1996: LO BPBD Gorontalo Terbaik, Belum Pernah Kami Temui Di PENAS Sebelumnya
Peserta Sejak 1996: LO BPBD Gorontalo Terbaik, Belum Pernah Kami Temui di PENAS Sebelumnya
Gorontalo – Pelayanan dan pendampingan yang diberikan Liaison Officer (LO) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo selama pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo mendapat apresiasi tinggi dari peserta. Bahkan, peserta yang telah mengikuti PENAS sejak tahun 1996 mengaku baru kali ini merasakan tingkat kesetiaan dan keaktifan LO yang begitu luar biasa.
Penanggung Jawab Kontingen Kalimantan Selatan sekaligus Bendahara KTNA Kalimantan Selatan, Sarjono, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo yang bertugas sebagai LO bagi kontingen Kalimantan Selatan.
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya BPBD sebagai LO kami. Mulai dari persiapan, penjemputan, pembukaan kegiatan, hingga pengantaran kepulangan semuanya dibantu dengan sangat baik," ujar Sarjono.
Menurutnya, perhatian yang diberikan LO tidak hanya sebatas mendampingi kegiatan. Ketika salah satu anggota kontingen mengalami sakit dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit, LO BPBD Gorontalo turut memberikan pendampingan dan membantu seluruh kebutuhan yang diperlukan.
"Kami juga sangat berterima kasih karena ada saudara kami yang sakit sampai masuk rumah sakit. Semua difasilitasi oleh LO. Bahkan pada saat kepulangan pun kami dibantu dari segi transportasi dan kenyamanan perjalanan," katanya.
Sarjono mengungkapkan bahwa dirinya telah mengikuti PENAS sejak tahun 1996 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selama puluhan tahun mengikuti kegiatan nasional tersebut, ia mengaku baru kali ini menemukan LO yang begitu aktif dan selalu hadir membantu peserta.
"Selama ada PENAS ini, bukan saya memuji, tetapi kesetiaan dan keaktifan LO seperti yang ada di Gorontalo ini baru pertama kali kami rasakan. Saya mengikuti PENAS sejak tahun 1996, dan kali ini memang luar biasa," ungkapnya.
Atas pelayanan yang diberikan, Sarjono bahkan memberikan nilai hampir sempurna kepada penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo.
"Saya bisa katakan nilainya 9,5. Karena malam pun kami masih ditunggu dan terus dikoordinasikan oleh LO. Apa yang kurang langsung dibantu. Bahkan sampai urusan konsumsi untuk pembukaan maupun kegiatan puncak juga mendapat perhatian penuh dari mereka," jelasnya.
Lebih lanjut, Sarjono menilai PENAS XVII di Gorontalo sebagai salah satu penyelenggaraan terbaik yang pernah ia ikuti. Menurutnya, kesuksesan acara terlihat dari pelayanan kepada peserta hingga kehadiran pimpinan tertinggi negara dalam kegiatan tersebut.
"Menurut saya, Gorontalo adalah PENAS yang paling sukses. Karena tidak pernah dalam satu event PENAS sampai dihadiri langsung oleh RI 1 dan RI 2. Jadi secara keseluruhan pelaksanaannya sangat baik," pungkasnya.