Sumringah Riuh Tepuk Tangan Kontingen Warnai Lomba Peragaan Asah Terampil-Unjuk Tangkas PENAS Gorontalo
Sumringah Riuh Tepuk Tangan Kontingen Warnai Lomba Peragaan Asah Terampil-Unjuk Tangkas PENAS Gorontalo
GORONTALO – Suasana meriah dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan Lomba Peragaan Asah Terampil dan Unjuk Tangkas dalam rangka Pekan Nasional (PENAS) XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo. Senyum, Riuh tepuk tangan serta yel-yel dari masing-masing kontingen terus menggema di arena perlombaan, menciptakan atmosfer kompetisi yang semarak dan penuh kebersamaan.
Setiap kontingen yang tampil mendapat dukungan luar biasa dari rekan-rekan satu provinsi. Sorakan penyemangat, tepuk tangan, hingga yel-yel khas daerah menjadi penyemarak jalannya perlombaan yang diikuti peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, mengatakan antusiasme peserta dan pendukung menjadi salah satu warna tersendiri dalam pelaksanaan PENAS XVII Gorontalo 2026.
“Suasana lomba sangat meriah. Setiap kontingen memberikan dukungan terbaik kepada peserta yang tampil. Tepuk tangan dan yel-yel yang menggema di arena menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa,” ujar Rusli. Senin (22/6/2026).
Menurutnya, Lomba Peragaan Asah Terampil dan Unjuk Tangkas bukan hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan peserta, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan antarprovinsi.
“Meski berkompetisi, seluruh peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas. Mereka saling mendukung, saling menyemangati, dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperkuat silaturahmi,” katanya.
Rusli menambahkan, kemeriahan yang tercipta selama perlombaan menjadi bukti bahwa PENAS tidak hanya menghadirkan kompetisi yang berkualitas, tetapi juga membangun kebersamaan dan semangat gotong royong di antara para peserta.
Beragam atraksi dukungan dari masing-masing kontingen turut menarik perhatian penonton. Dengan mengenakan atribut daerah dan meneriakkan yel-yel khas, para pendukung berhasil menciptakan suasana yang hidup dan penuh energi sepanjang perlombaan berlangsung.
“Semangat seperti inilah yang kami harapkan dari penyelenggaraan PENAS. Selain menjadi ajang peningkatan kapasitas dan keterampilan, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat persatuan dan kebersamaan peserta dari seluruh Indonesia,” tambah Rusli.