Loading...
Tiga Provinsi Melaju Ke Final Lomba Asah Terampil PENAS XVII 2026 Di Gorontalo
2026-06-21
Tiga Provinsi Melaju ke Final Lomba Asah Terampil PENAS XVII 2026 di Gorontalo

GORONTALO – Lomba Peragaan Asah Terampil dalam rangka Pekan Nasional (PENAS) XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo memasuki babak final. Dari 22 provinsi peserta yang mengikuti babak penyisihan, tiga provinsi berhasil mencatatkan nilai tertinggi dan berhak melaju ke babak puncak.

Tim Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian sekaligus Sekretaris Lomba Peragaan Unjuk Tangkas dan Asah Terampil, Wita Hairia, menjelaskan bahwa setiap provinsi mengirimkan satu regu yang terdiri dari tiga peserta.

Menurutnya, Lomba Asah Terampil merupakan sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan petani serta nelayan terhadap berbagai inovasi dan perkembangan teknologi terbaru di sektor pertanian dan perikanan.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama mengasah kemampuan para petani dan nelayan terkait inovasi-inovasi terbaru, termasuk teknologi yang telah diterapkan di lapangan. Antusiasme peserta juga sangat luar biasa,” ujar Wita.

Ia menjelaskan, mekanisme perlombaan hampir serupa dengan lomba cerdas cermat. Namun, karena jumlah peserta yang cukup banyak, panitia terlebih dahulu menggelar babak penyisihan secara daring.

“Kami menyiapkan 100 soal yang dikerjakan secara online. Dari hasil penilaian tersebut dipilih tiga provinsi dengan nilai tertinggi untuk melaju ke babak final,” jelasnya.

Berdasarkan hasil babak penyisihan, Provinsi Sumatera Utara berhasil meraih peringkat pertama dengan skor 81. Posisi kedua ditempati Jawa Tengah dengan skor yang sama, yakni 81. Sementara Sulawesi Selatan berada di peringkat ketiga dengan perolehan skor 80.

Ketiga provinsi tersebut akan kembali berkompetisi pada babak final untuk memperebutkan gelar juara Lomba Asah Terampil PENAS XVII Tahun 2026.

Wita menambahkan, pada babak final para peserta tidak hanya dituntut menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat, tetapi juga akan menampilkan identitas budaya daerah masing-masing.

“Besok para finalis akan bertanding secara langsung. Akan ada pengundian giliran tampil, kemudian peserta diwajibkan mengenakan pakaian adat daerah serta menampilkan yel-yel dari provinsi masing-masing. Kami berharap suasana final akan lebih meriah dan semakin menarik,” katanya.

Ia juga berharap seluruh rangkaian lomba dapat berlangsung lancar tanpa kendala teknis, sehingga tujuan utama kegiatan untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan petani serta nelayan Indonesia dapat tercapai dengan baik.

“Semoga pelaksanaan final berjalan sukses, materinya tersampaikan dengan baik, dan seluruh peserta dapat memperoleh manfaat dari kegiatan ini,” tutup Wita

Komentar
Chat WhatsApp Museum