Loading...
Update: BPBD Gorontalo Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih Untuk Warga Molantadu Dan Mootilango
2026-09-09
Update: BPBD Gorontalo Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Molantadu dan Mootilango

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus bergerak membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Rabu (9/9/2026). BPBD Provinsi Gorontalo menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di dua desa yang mengalami kesulitan air.

Distribusi air bersih dilakukan di Desa Molantadu, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, dan Desa Mootilango, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Provinsi Gorontalo mengoperasikan mobil tangki dengan kapasitas 5.000 liter untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat. Sebanyak 25.000 liter air bersih disalurkan ke dua lokasi. Rinciannya, 15.000 liter diberikan kepada masyarakat Desa Molantadu, sementara 10.000 liter disalurkan untuk warga Desa Mootilango.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Hifny Tegela, mengatakan distribusi air bersih terus dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air akibat kemarau.

“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. BPBD terus memantau kondisi di lapangan dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan,” ujar Hifny.

Menurutnya, BPBD akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan bantuan air bersih. Distribusi air bersih diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Gorontalo.

Dalam kegiatan tersebut, tugas distribusi dilaksanakan oleh Anton Hulima dan Ay. Kadir.

Komentar
Chat WhatsApp Museum